Sabtu, 17 Mei 2014

Nyasar Ke Curug Bidadari

Berbekal informasi seadanya, yang saya print dari internet, libur hari raya Waisak kemarin saya memutuskan untuk jalan-jalan ke Curug Bojong Koneng.


Dari informasi itu ditulis kalau mau kesana, bagi yang menggunakan angkutan umum, bisa naik bus dari Blok M ke Sentul City.
Info yang sederhana bak nasi kucing itu sempat membuat saya kelabakan, karena setelah sampai di Terminal Blok M, saya tidak tahu jalur bus yang dimaksud. Setelah beberapa kali bertanya, beruntung ada petugas dishub berhati malaikat yang memberitahu kalau bus itu biasanya ngetem di Jl. Palatehan, samping lapangan Mabes Polri. Walaupun sebenarnya dia pun masih ragu dengan jawabannya itu. Bahkan Sentul pun dia pikir ada di Tangerang.

Dampak info seadanya itu berlanjut, karena ternyata bus itu jumlahnya tidak banyak, jadi ada jadwal jam berangkatnya, dan alhasil saya harus menunggu 2 jam sampai busnya tiba.
Sampai di Terminal Sentul City, lalu disambung naik ojek (sesuai info). Hanya satu kalimat dari saya, "Bang, ke Curug Bojong Koneng!". Ongkosnya 15 ribu kata si abang ojek yang rupawan tiada tara itu.

Perjalanan dengan ojek ini sangat menyenangkan dan memanjakan mata, karena area perumahan Sentul City yang begitu sejuk, tertata rapi, hijau dan asri. Ternyata tidak hanya saat naik-naik ke puncak gunung saja, disini pun kiri kanan kulihat saja banyak pohon cemara.
Tampak beberapa rumah modern nan mewah berdiri megah. Rumah-rumah dengan harga selangit, fantastis bombastis, yang mungkin bisa saya beli setelah kerja 350 tahun lamanya.
Pemandangan yang sangat kontras sekali, saat masuk ke daerah perkampungan penduduk di belakangnya. Walau suasana perbukitan masih terasa menenangkan jiwa.

Sayang ketenangan itu sedikit terusik saat sampai di tujuan. Setelah saya kasih uang 20 ribu, si abang ojek bukannya kasih kembalian 5 ribu tapi malah minta 50 ribu, dengan dalih kalau jaraknya jauh (emang jauh sih). Kirain cuma di Desa Bojong Koneng saja katanya. Oh tidaaak, dia mengingkari janjinya. Seketika wajah rupawan tiada tara tadi berubah dan terlihat sangat menjijikan.
Karena dia terlalu memaksa, akhirnya saya keluarkan jurus pamungkas, dengan merubah raut wajah saya menjadi wajah neraka ala pria-pria maskulin Indonesia Timur. And it's work again! Dia hanya minta ditambahkan 10 ribu saja. Dan semoga dia bisa berfoya-foya dengan uang 30 ribu itu.

Masuk ke arah curug, saya memutuskan untuk jalan kaki, setelah melihat ada Kampret Man yang menarik retribusi dari setiap kendaraan yang masuk.
Tiket masuk ke arah curug ini sebesar 25 ribu. Walaupun setelah membelinya, naluri detektif saya muncul dan menduga kalau tiket itu bodong.

sampe pulang tiketnya msh utuh. tdk dirobek sisi u/ pengelolanya
Dan dengan analisa detektif abal-abal itu, saya mulai curiga kalau ini bukan curug yang ingin saya datangi. Di info yang saya miliki, tertulis biayanya 5 ribu saja.
Walaupun sebenarnya tidak perlu pakai analisa juga bisa tau kalau ini curug yang lain. Kan di tiketnya tertulis Air Terjun Bidadari, bukan Air Terjun Bojong Koneng.
Drama sedikit tak apalah, biar tulisannya jadi cetar membahana badai.

Perasaan tercengang, nganga, membelalak, sesenggukan, dan lain sebagainya itu sudah tidak ada lagi. Air terjunnya memang bagus, sudah dikelola entah oleh siapa, ada wahana berupa kolam renang dangkal juga pancuran air dan yang lainnya. Cocok untuk liburan keluarga.
Tapi ya begitulah. Ini bukan tempat yang ingin saya datangi awalnya. Saya tenggelam dalam lautan luka dalam.
Tapi bukankah hal-hal tak terduga seperti ini, menjadi bumbu penyedap sebuah perjalanan?

Usut punya usut, ternyata di daerah Bojong Koneng memang ada 2 curug/air terjun. Curug Bidadari ini adalah curug 1, sementara itu masih ada curug 2 di bawah sana yang tidak terlalu dikenal. Mungkin itu Curug Bojong Koneng yang ingin saya datangi tadi.
Saat pulang, sempat ditunjukkan sama tukang ojek, jalan setapak yang menuju curug 2 itu. Tidak jauh dari Kantor Desa Bojong Koneng. Mungkin lain waktu, kalau tak ada aral melintang, saya akan kesana lagi.

:)
;)
:D
:))
:p

-15.05.14-

*Disclaimer : semua foto jepretan ane ;)

4 komentar: